Lima Hal yang Menjadi Kunci Kesuksesan Juru Bahasa

Juru bahasa yang baik tidak hanya harus pandai mengalihbahasakan pembicaraan dari bahasa asing ke bahasa ibunya dan sebaliknya. Kemampuan berbahasa asing saja tidaklah cukup untuk menjamin bahwa kamu akan menjadi juru bahasa yang sukses dengan karier gemilang sepanjang masa, hehehe. Lalu, apa saja sih kriteria juru bahasa yang baik dan selalu dicari klien? Simak lima hal yang membuat juru bahasa menjadi idaman klien dan sukses dalam menjalani kariernya.

Menurut pengalaman pribadi saya sebagai juru bahasa, ada lima hal yang menjadi kunci sukses dalam menjalani profesi ini. Simak satu-persatu, yuk.

Kemampuan memahami pesan dan berbicara dalam bahasa asing dan bahasa Indonesia yang BAIK dan BENAR

Tidak semua orang yang mampu berbahasa Inggris, Prancis, atau bahasa asing lain memiliki bakat untuk menjadi juru bahasa. Jika sekadar berbicara, saya rasa semua orang mampu melakukannya. Namun, menyampaikan pesan lisan dengan tepat dari bahasa asing ke bahasa Indonesia dan sebaliknya tidak dimiliki oleh semua orang. Apalagi menyampaikannya dalam tata bahasa yang BAIK dan BENAR. Inilah tantangan yang selalu dihadapi oleh juru bahasa. Mereka harus mampu MEMAHAMI isi pesan lisan yang disampaikan dalam satu bahasa asing lalu menyampaikannya kepada audiens secara JELAS dan BENAR dalam bahasa ibunya maupun sebaliknya. Belum lagi jika pesan lisan yang harus diterjemahkan disampaikan dengan cepat oleh si pembicara dan isinya ngalor-ngidul 😀 Di sinilah keterampilan juru bahasa untuk memahami pesan dan menyampaikannya secara benar dalam waktu yang singkat sangat diuji. Mau tahu apakah kamu berbakat untuk menjadi juru bahasa? Coba terjemahkan satu video berdurasi lima sampai sepuluh menit dari bahasa asing ke bahasa Indonesia atau sebaliknya. Kalau kamu berhasil menerjemahkan dengan lancar, selamat! Itu tandanya kamu bisa menjadi juru bahasa yang baik. Tapi jika kamu merasa kewalahan bahkan sebelum lima menit berlalu, sebaiknya kamu belajar lebih tekun kalau tetap ingin menjalani profesi ini 😉

Kemampuan bekerja sama dengan rekan juru bahasa

Juru bahasa selalu bekerja berpasangan. Mengapa? Kemampuan manusia untuk berpikir dengan fokus penuh sambil menerjemahkan ada batasnya. Kamu tidak bisa bicara terus-menerus selama 30 menit tanpa kehilangan konsentrasi. Kamu akan butuh istirahat setidaknya setiap 15 menit. Inilah mengapa pekerjaan penjurubahasaan selalu memerlukan dua orang juru bahasa, baik itu mode simultan maupun konsekutif. Rekan kerjamu adalah mitra terbaikmu saat bertugas. Jadi, kamu harus mampu bekerja sama dengan baik. Ketahui etika saat bekerja dan jaga nama baik rekan kerja di mata klien. Kalau kamu tidak bekerja sama dengan baik, atau bahkan berselisih saat bertugas, nama baikmu dan rekanmu yang akan jadi taruhannya. Bagaimana rekanmu bisa berkonsentrasi dan menerjemahkan dengan baik kalau kamu suka membuat suara-suara berisik saat ia bekerja, atau ponselmu bergetar dan berdering hingga merusak konsentrasi? Lalu, bagaimana pekerjaan akan berjalan lancar jika kamu terus yang menerjemahkan atau kamu suka menyerobot secara paksa dan tiba-tiba ketika rekanmu kebingungan dengan makna satu kata atau istilah? Semua ada aturannya, jadi pastikan kamu membantu rekanmu dengan sopan alih-alih merebut mikrofon secara paksa atau membuat komentar-komentar tak mengenakkan yang bisa jadi akan didengar juga oleh klien. Bersikaplah dewasa saat bekerja karena kematangan emosimu juga merupakan faktor penting bagi kesuksesanmu.

Kemampuan berpikir dan mengambil keputusan dengan cepat

Photo by Kaboompics .com on Pexels.com

Saat rekanmu atau kamu sendiri dihadapkan dengan suatu kata, istilah, atau idiom yang tidak kamu ketahui, beri isyarat kepada rekanmu untuk membantu. Atau, perhatikan jika rekanmu membantumu dengan mencarikan arti kata tersebut saat kamu sedang menerjemahkan. Rekan juru bahasa yang baik akan selalu siap membantu ketika kamu tiba-tiba kehilangan konsentrasi atau tidak mengetahui suatu istilah. Dalam hal ini, kemampuanmu untuk mencari solusi dengan cepat sangat diperlukan. Entah itu dengan langsung mencari arti kata di internet atau mencari padanan yang mirip sesuai konteks pembicaraan yang sedang kamu terjemahkan.

Kemampuan beradaptasi cepat dengan lingkungan kerja

Hal keempat yang memegang peran penting dalam kesuksesan seorang juru bahasa adalah kemampuan beradaptasi cepat dengan lingkungan kerja. Bisa saja kamu ditugaskan sebagai juru bahasa yang mendampingi klien blusukan ke desa terpencil, atau kamu harus menerjemahkan secara konsekutif dalam suasana bising. Kamu harus bisa menyesuaikan diri dengan cepat agar bisa bekerja dengan baik dan menyampaikan pesan dengan benar. Selain itu, kamu juga harus cepat beradaptasi dalam menggunakan alat penjurubahasaan model apa pun. Selalu pastikan kamu menguji cara kerja alat penjurubahasaan yang akan kamu gunakan sebelum mulai bekerja. Pastikan juga kamu mengetahui kondisi lapangan atau tempat kerjamu dari klien sebelum kamu bertugas, jadi kamu tidak kaget.

Mematuhi kode etik profesi

Sebagai juru bahasa profesional, saya tergabung dalam organisasi profesi, yaitu Association of Indonesian Conference Interpreters (AICI) dan Himpunan Penerjemah Indonesia (HPI). Kedua organisasi ini memiliki kode etik yang wajib saya patuhi dan dimuat di laman organisasi, sehingga bisa dibaca kapan saja ketika diperlukan. Jika kamu mematuhi dan bekerja dengan dipandu kode etik, niscaya pekerjaanmu akan lancar dan kamu terhindarkan dari praktik tidak baik yang dapat merugikan dirimu sendiri, juru bahasa lain, atau organisasi profesimu. Misalnya, jangan menerima pekerjaan yang tidak sesuai dengan kemampuan atau kompetensimu. Selain itu, kamu harus bisa menjaga kerahasiaan konten pembicaraan atau pertemuan tempatmu bertugas dan jangan mengambil keuntungan pribadi dari informasi yang kamu peroleh.

Nah, itulah lima hal yang menurut saya merupakan kunci sukses bagi juru bahasa. Apakah kamu juga seorang juru bahasa? Jika ya, apa saja kiatmu untuk sukses menjalani profesi ini? Jika bukan, apakah kamu tertarik untuk menjadi juru bahasa profesional? Bagikan di bagian komentar, ya.

Salam sukses!

Desi is an HPI-certified English to Indonesian translator and conference interpreter. She’s into books, writing, movies, and learning foreign languages. Desi manages a blog and podcast where she writes and shares about her experience as a linguist as well as tips and tricks on productivity and freelancing. Desi is a member of Association of Indonesian Translators (HPI) and Association of Indonesian Conference Interpreters (AICI). Follow her on Instagram, Twitter, Facebook, and LinkedIn.  Questions or comments? Send email to hello@desimandarini.com.

2 thoughts on “Lima Hal yang Menjadi Kunci Kesuksesan Juru Bahasa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.