Tips dari Penerjemah Lepas untuk Bekerja dari Rumah

Situasi dunia saat ini sangat tidak kondusif bagi semua orang di seluruh dunia, khususnya mereka yang sehari-harinya harus bekerja di kantor atau di luar rumah. Dahsyatnya dampak penyebaran virus Covid-19 (ya ampun, bahasa saya seperti pembawa acara gosip di TV! 😁) membuat pemerintah semua negara menginstruksikan warganya untuk menjaga jarak sosial (social distancing), menghindari keramaian, menerapkan pola hidup bersih dan sehat, dan kerja dari rumah (KRD) atau work from home (WFH).

Saya tidak akan menambah kepanikanmu atau ketegangan situasi saat ini. Tenaaang, yang ingin saya bagikan hanya beberapa tips untuk bekerja dengan lancar dari rumah. Semua ini berdasarkan pengalaman yang saya peroleh dari bekerja di rumah selama lebih dari sembilan tahun sebagai penerjemah lepas. 😊✌🏼

Yuk, simak di bawah ini.

  • Pertama, berusahalah disiplin menggunakan waktu. Buat jadwal yang jelas dan rapi tentang apa yang akan kamu kerjakan hari ini atau esoknya, atau dalam seminggu ke depan, dan IKUTI. Waktunya rehat, ya rehat. Tinggalkan laptop. Waktunya makan siang, ya langsung ke ruang makan. Jangan bawa laptopmu, ya. Nanti kamu malah sibuk utak-atik kerjaan di meja makan, bukannya makan. (😂 Ssst, percayalah, ini pengalaman pribadi saya). Ketika jam kerja sudah berakhir untuk hari itu, ya kamu juga harus berhenti bekerja.
  • Selanjutnya, setelah punya jadwal jelas, kamu harus membuat lingkungan kerjamu di rumah bebas gangguan. Cari tempat yang nyaman dan tenang untuk bekerja. Entah di meja dapur, meja ruang tamu, bahkan di halaman rumah. Terserah saja. Semua tergantung pada kondisi tempat tinggalmu. Kalau sudah punya ruang kerja sendiri di rumah, lebih bagus lagi. Nah, kalau lingkungan tenang, kamu pasti bisa bekerja dengan produktif seperti layaknya sehari-hari di kantor. Pastikan juga kamu bisa
  • Tips ketiga adalah memberitahu orang rumah bahwa kamu sedang bekerja dan hanya bisa diganggu ketika waktu istirahat. Komunikasikan dengan baik ke keluarga di rumah, jadi kamu tidak terganggu dengan hal-hal kecil seperti suami atau istri yang tiba-tiba menghampiri dan mengajak ngobrol (haduh!), atau anak dan anggota keluarga lain yang minta ini dan itu. Apalagi ketika kamu sedang fokus menyelesaikan suatu pekerjaan. Konsentrasi buyar, dan akan sulit memulihkannya segera. Kesal juga, ‘kan?
  • Hal keempat yang bisa kamu coba adalah matikan notifikasi di ponsel, terutama untuk media sosial. Mau mengaktifkan mode pesawat, boleh. Lebih memilih mengatur ponsel ke mode senyap? Monggo aja. Ini supaya kamu bisa fokus ke pekerjaan, dan bukan ke Instagram atau Facebook. 😁 Eh, tapi kalau kantormu mengharuskan untuk selalu siaga merespons pesan WhatsApp untuk keperluan komunikasi dan koordinasi tim kerja misalnya, maka cukup aktifkan notifikasi WA saja. Ingat, disiplinlah menggunakan waktu.
  • Tips terakhir dari saya adalah menjaga kebersihan dan kerapian lingkungan rumah. Mengapa? Kalau rumah bersih dan rapi, kamu akan merasa tenang saat bekerja. Otomatis pekerjaan juga akan bisa kamu selesaikan dengan lancar.

Baiklah, itu saja yang bisa saya bagikan untuk membantu kamu dan pembaca lain yang harus bekerja dari rumah selama beberapa waktu ke depan. Semoga ada manfaatnya buatmu, ya. Oh, ya. Saya juga pernah menulis tentang tips bekerja produktif di sini.

Apakah kamu punya tips lain yang sudah kamu terapkan? Mana menurutmu yang paling membantu untuk kerja dari rumah? Jangan lupa untuk menjaga kebersihan dan kesehatanmu, ya. Berpikir positif dan tetap tenang, dan semoga krisis ini cepat berlalu.

Salam sukses!

Hai! Saya Desi, penerjemah bersertifikat HPI untuk pasangan bahasa Inggris-Indonesia dan sebaliknya, sekaligus juru bahasa profesional. Saya berbagi pengalaman sebagai pekerja lepas melalui blog dan siniar saya “Being a Translator: a Podcast by Desi Mandarini“. Saya adalah anggota aktif Himpunan Penerjemah Indonesia (HPI) sejak tahun 2010, dan Perhimpunan Juru Bahasa Konferensi Indonesia (AICI). Ingin tahu lebih banyak tentang pekerjaan saya? Mari berteman di Instagram, Twitter, Facebook, atau LinkedIn.  Punya pertanyaan atau komentar? Kirimkan saja melalui surel ke info@desimandarini.com.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.