Kiat Menghadapi Wawancara Kerja

Saat mendengar kata “wawancara”, pasti terbayang ketegangan, kegugupan, dan kecemasan saat menjalani dan menunggu hasilnya. Percayalah, saya pun pernah menghadapi dan merasakan hal yang sama, bahkan lebih parah 😉 Sepanjang perjalanan karier saya, sudah enam wawancara saya jalani. Dari enam wawancara, semuanya membuahkan hasil sesuai harapan (baca: saya diterima bekerja). Mulai dari wawancara via telepon, tatap muka langsung, hingga melalui panggilan suara dan video Skype.

Wah, keren ya wawancara lewat Skype! Kemajuan zaman memang memudahkan kita untuk melakukan segala hal, termasuk wawancara. Meskipun keren, tetap saja deg-degan dan gugup disertai sakit perut dan keringat dingin (mungkin cuma saya yang demikian, hehehe).

Terlepas dari keren atau tidaknya, semua proses wawancara memerlukan persiapan matang. Apalagi jika klien yang mengundang kita untuk wawancara termasuk perusahaan yang cukup besar dan terkenal, pasti terasa lebih tegang dan berat.

Nah, dari pengalaman wawancara yang pernah saya jalani, saya ingin membagikan beberapa kiat yang bisa diterapkan untuk membantu mengurangi ketegangan, menjalani wawancara dengan tenang dan mulus.

  1. Cari tahu sebanyak mungkin tentang perusahaan atau klien yang akan mewawancarai Anda. Buat catatan kecil tentang itu dan bacalah sebelum wawancara sebagai persiapan.
  2. Buat daftar pertanyaan yang mungkin akan ditanyakan oleh pewawancara. Pertanyaan yang paling umum adalah “Ceritakan tentang diri Anda.”
  3. Buat daftar keterampilan yang Anda kuasai sesuai bidang pekerjaan Anda. Misalnya, jika Anda adalah penerjemah, apa saja kemampuan khusus yang Anda miliki dan terapkan dalam menerjemah. Contoh: Saya sangat suka membaca buku tentang (isi jenis buku). Hobi saya ini membantu memperluas wawasan saya tentang banyak hal dan membantu saat saya menerjemahkan tentang (isi topik).
  4. Siapkan semua hal teknis yang membantu jalannya wawancara. Jika Anda bertatap muka langsung dengan pewawancara, pastikan Anda berpakaian rapi dan bersih. (Sst, jangan lupa gosok gigi sebelum pergi, hehehe) Sedangkan jika ini adalah wawancara virtual, pastikan perangkat yang akan Anda gunakan sudah berfungsi dengan baik. Komputer atau laptop Anda sudah terisi penuh dayanya dan koneksi internet atau telepon Anda lancar, dan aplikasi yang akan digunakan sudah terpasang (Skype, Google Hangouts, atau lainnya). Jika Anda harus datang ke tempat pewawancara, pastikan Anda tidak datang terlambat, agar kesan profesional Anda tidak luntur di mata calon klien 🙂 (Jam karetnya disimpan dulu ya, kalau bisa sih seterusnya, hihihi)
  5. Tarik napas dalam-dalam dan tenangkan pikiran. Bisa dengan mendengarkan musik kesukaan atau berjalan-jalan.
  6. Saat wawancara dimulai, duduk dengan tegak dan tersenyumlah kepada pewawancara agar suasana tidak kaku. Sapa pewawancara dan perkenalkan diri dengan sopan.
  7. Jawab pertanyaan dan bicara dengan jelas dan tegas. Hal penting lainnya adalah konsentrasi supaya tidak melantur dalam menjawab pertanyaan pewawancara.
  8. Nah, yang terakhir, jangan lupa berdoa ya, supaya wawancaranya sukses dan Anda berhasil mendapatkan pekerjaan atau proyek yang Anda inginkan 😉

Apakah kalian punya kiat lain untuk menghadapi wawancara kerja?

Semoga sukses!

Published by

Desi Mandarini

A translator and interpreter who loves music, books, journaling and movies.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

DCEONG PROJECT

sharing is one form of caring

TranslationPapers Bali

Accurate and Reliable

Suara Saking Bali

Translator | Interpreter | Editor

Dina's Pensieve

Blog penerjemah besertifikat HPI

Connecting the dots

Everything Will Make Sense

Manistebu.Com

Makin Eksis dengan Literasi dan Buku

%d bloggers like this: