Menjadi Penerjemah & Juru Bahasa Lepas itu Mengasyikkan!

Sepanjang karier saya sebagai penerjemah dan juru bahasa lepas, saya sudah menghadapi begitu banyak kejadian tidak mengenakkan, lucu, bahkan menjengkelkan. Tapi, saya tetap menikmatinya. Berikut ini adalah beberapa pengalaman yang menjadi “bumbu penyedap” karier saya sebagai pekerja bahasa ;).

  • Ada satu klien yang hobinya telat membayar invoice. Saya selalu harus menagih tiap 45 hari atau bahkan lebih ketika invoice saya sudah jatuh tempo. Kesal juga, kan? Padahal sudah ada ketentuan pembayaran yang jelas dan saya selalu membayar tepat waktu. Akhirnya, setelah tiga kali mengomeli mereka lewat surel, mereka kini membayar sesuai ketentuan yang sudah disepakati. Jadi, jangan takut yaaa menagih ke klien jika memang sudah lewat batas waktu pembayaran. Itu hakmu, dan kamu harus memperjuangkannya dengan berbagai cara.
  • Kerap disangka anggota panitia atau penyelenggara acara saat bertugas sebagai juru bahasa konferensi. Walhasil, banyak peserta yang mendatangi booth dan meminta materi atau fotokopi salindia presentasi pembicara dalam konferensi tersebut. Setelah saya jelaskan bahwa saya adalah juru bahasa, mereka bukannya mengerti, malah minta rangkuman terjemahan presentasi si pembicara. Hahaha!
  • Melewatkan tenggat waktu pekerjaan secara tidak sengaja karena perbedaan zona waktu dengan klien. Syukurlah selama ini klien selalu memahami ini, daaan saya tidak sering mengalaminya. Ketika ini terjadi, saya panik dan meminta maaf berulang kali ke klien. Untunglah mereka mengerti dan memberi kelonggaran dengan menambah waktu agar saya bisa menyelesaikan pekerjaan. Fiuuh…. Untuk menghindari terulangnya kejadian ini, saya sekarang menyetel jam berbagai negara di ponsel dan komputer sesuai lokasi klien saya. Saya juga selalu memperhatikan tenggat waktu yang diberikan klien dengan teliti.
  • Kerap disangka pengangguran (!) 😀 Banyak yang tidak paham kalau pekerja bahasa lepas seperti saya ini tidak memiliki jadwal kerja pasti seperti pekerja kantor pada umumnya. Jadi, ketika saya sering terihat oleh tetangga berada di rumah, mereka selalu menanyakan hal yang sama: “Eh, lagi libur ya? Sering banget liburnya ya?” “Pagi! Berangkat ngantor ya?” Saya yang sudah rapi dan siap berangkat ke suatu konferensi untuk menjadi juru bahasa lalu menjawab singkat saja, “Iyaaa, mari Bu.” Hehehe.
  • Suatu saat saya harus melakukan rapat dengan klien melalui Skype. Biasanya, saya selalu ingat untuk mengunci pintu ruang kerja dan memberitahu orang rumah bahwa saya sedang menghadiri rapat daring. Tapi kali ini saya lupa. Jadilah di tengah rapat, keponakan masuk ke ruangan sambil mengoceh ribut mencari sesuatu dan klien melihat serta mendengar semuanya. Saya langsung meminta maaf ke mereka dan mengunci pintu ruangan setelah menggiring keponakan ke luar. Untunglah klien saya hanya tertawa geli dan rapat bisa berlanjut dengan lancar.

Terlepas dari semua kisah di atas, saya sangat mencintai profesi saya. Sungguh! 😉 Keleluasaan menentukan jam kerja, tempat kerja, dan klien mana yang diajak bekerja sama adalah kemewahan yang bagi saya tak bisa tergantikan oleh profesi lain.

Bagaimana dengan kamu? Adakah pengalaman lucu atau berkesan tentang profesi yang kamu geluti?

English-to-Indonesian-certified-translator-and-conference-interpreter-Desi Mandarini

Hi, I’m Desi! I’m an HPI-certified English-Indonesian translator and professional conference interpreter. I’m into books, writing, movies, and learning foreign languages. I blog and produce podcast “Being A Translator: A Podcast by Desi Mandarini“. I’m a member of Association of Indonesian Translators (HPI) and Association of Indonesian Conference Interpreters (AICI). Follow me on Instagram, Twitter, Facebook, and LinkedIn.  Questions or comments? Send them via email to hello@desimandarini.com.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.